Showing posts with label CPNS. Show all posts
Showing posts with label CPNS. Show all posts

24 February 2015

Honorer K2 yang Belum Lulus Siap Tes Sekali Lagi

(PRLM).- Pemerintah pusat memberi satu lagi kesempatan terakhir kepada tenaga honorer K2 untuk mengikuti tes seleksi masuk pegawai negeri sipil (PNS), khusus tenaga honorer K2.
Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi, pelaksanaan tes, diperkirakan akan digelar 2 atau 3 bulan ke depan.
Tes akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia dan diadakan di setiap provinsi.
"Sambil menunggu dasar hukum pelaksanaan tes bagi K2 bisa berupa Perpres bisa juga Peraturan Pemerintah, saya pesan kepada honorer K2 untuk mulai mempersiapkan dari sekarang, belajar yang bener," katanya seusai takziah ke rumah duka di rumah dinas wali kota Cirebon, Senin (23/2/2015) sore.
Menurut Yuddy, kedatangannya ke Cirebon, mewakili pemerintah pusat untuk menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhum Wali Kota Cirebon Ano Sutrisno, yang meninggal pada Kamis (19/2/2015) lalu.
Yuddy diterima Erni Astuti, istri almarhum Ano Sutrisno dan kedua anaknya, Wildan Aris Munandar dan Tiara Widiastuti.
Sebelum takziah, Yuddy diterima Wakil Wali Kota Cirebon Nasrudin Azis, Bupati Kuningan Utje Suganda, Kapolres Cirebon Kota Dani Kustoni dan sejumlah pejabat lainnya di Balaikota Cirebon.
Yuddy sempat memberikan pengarahan kepada jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Cirebon.
Yuddy meminta kepada setiap kepala daerah untuk benar-benar mempersiapkan formasi yang dibutuhkan, untuk tenaga honorer K2. "Karena kuota disesuaikan dengan formasi kebutuhan yang ada," jelasnya.
Menurutnya, ada tiga kriteria dalam kelulusan tes untuk tenaga honorer K2, yakni yang terbaik, waktu pengabdian lebih lama dan mendapat rekomendasi kebutuhan dari kepala daerah.
"Dengan tes itu, tenaga honorer akan bersaing diantara mereka, dan yang terbaik, terlama pengabdiannya dan memang formasinya ada, akan diluluskan," katanya.
Dikatakannya, seharusnya berdasaran Peraturan Pemerintah No. 56 Tahun 2012 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer tahun 2012, sudah tidak ada lagi kesempatan tes seleksi CPNS khusus tenaga honorer K2.
Namun dengan pertimbangan banyaknya aspirasi yang masuk, akhirnya pemerintah memberikan lagi satu kali kesempatan.
Apalagi katanya berdasarkan UU Nomor 5/2014 tentang Aparat Sipil Negara, tidak bisa seseorang menjadi aparat sipil negara tanpa melalui tes. "Tapi ini kesempatan terakhir," ujarnya.
Setelah itu, kata Yuddy, pemerintah akan melakukan pembenahan dalam manajemen aparat sipil negara.
"Nantinya akan diberlakukan sistem kepegawaian nasional yang modern dan profesional," katanya.
Sehingga, lanjutnya, sistem seleksi CPNS dilakukan secara serentak, seperti seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Pada kesempatan memberikan pengarahan kepada pimpinan SKPD di lingkungan Pemkot Cirebon, Yuddy memuji sejumlah program kerja Pemkota Cirebon dibawah kepemimpinan Ano Sutrisno. Di antaranya, program sapa warga dan penertiban kota.
Sementara itu, Sekda Kota Cirebon Asep Dedi menyatakan, sampai saat ini masih ada 210 pegawai honorer K2 di lingkungan Pemkot Cirebon yang tidak lulus tes CPNS 2014 lalu. **

16 December 2014

Honorer K2 Siap Mengikuti Tes CPNS Kembali

JAKARTA--Merasa posisi tidak berdaya lagi, honorer kategori dua (K2) mulai melunak. Mereka siap menaati aturan pemerintah, salah satunya tes demi mendapatkan kursi CPNS.
"Setelah kami timbang-timbang dan dipikirkan matang-matang, kami putuskan mengikuti aturan pemerintah. Asalkan pemerintah memberikan kejelasan tentang nasib kami honorer K2," kata Ketua Forum Honorer K2 Indonesia Titi Purwaningsih kepada JPNN, Selasa (16/12).
Dia menyebutkan, dari pertemuan forum honorer K2 dengan Komite Tiga DPD RI dan Komisi Dua DPR RI, didapat kesepakatan kalau pemerintah harus menyelesaikan pengangkatan seluruh tenaga K2 hasil verifikasi validasi (verval) secara berharap.
Selain itu tidak ada tes lagi dalam pengangkatan CPNS. Bahkan ada opsi lainnya yang mendesak pemerintah membuatkan Inpres dengan alasan masalah honorer K2 juga urgent karena di lapangan mereka mengabdi untuk negara.
"Namun, jika pemerintah menolak membuatkan Inpres dan memilih ke PP, kami siap saja. Asalkan ada regulasi dan mekanisme yang jelas kalau kami akan diangkat CPNS. Dites pun kami siap, dengan catatan yang ikut tes hanya honorer K2 hasil verval dan disertai surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM)," bebernya. (esy/jpnn)

Tag : Tes CPNS,Honorer,

CPNS Tahun 2015 Masih Bakal Ada Rekrutmen

JAKARTA - Kabar penghentian sementara (moratorium) rekrutmen CPNS oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, selama lima tahun ke depan, sempat membuat geger masyarakat. Namun, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjelaskan, ternyata tahun depan masih ada tes calon abdi negara baru.
 
Kepala Biro Humas BKN Tumpak Hutabarat menjelaskan, beberapa waktu lalu memang sempat ada kabar moratorium tes CPNS hingga lima tahun ke depan. "Moratorium itu bukan berarti berhenti total. Tahun depan (2015, red) masih ada tes CPNS," katanya di Jakarta, Minggu (14/12/2014).
 
Meski begitu, Tumpak mengatakan usulan kuota tes CPNS tahun depan diperketat. Dia menjelaskan instansi, khususnya pemerintah daerah, harus melihat dulu nota keuangan APBD masing-masing. Pemda dengan belanja pegawai sekitar 70 persen, dipastikan tidak akan mendapatkan alokasi CPNS baru.
 
"Daerah-daerah itu kita minta untuk fokus menata CPNS dulu," jelas dia, seperti diberitakan jpnn.com. Sebab dengan alokasi anggaran 70 persen untuk belanja pegawai, diasumsikan sudah tidak butuh penambahan CPNS baru lagi. Jika ditambah, maka anggaran pemda habis untuk gaji pegawai saja.
 
Terkait kapan pelaksanaan tes CPNS baru tahun depan, Tumpak menuturkan belum ada kepastian. Dia menjelaskan tes CPNS 2015 dipastikan digelar setelah rangkaian tes CPNS 2014 selesai semuanya. Meski sekarang mendekati pergantian tahun, Tumpak mengatakan ada beberapa instansi yang belum melaksanakan tes CPNS 2014.
 
Instansi yang sampai saat ini belum melaksanakan tes CPNS 2014 adalah, Pemprov Papua Barat, Pemprov Papua, Pemkot Tomohon, Pemkot Sorong, Pemkot Jayapura, dan Pemkot Banda Aceh. Kemudian Pemkab Yalimo, Pemkab Yahukimo, Pemkab Waropen, Pemkab Tolikara, Pemkab Teluk Bintuni, Pemkab Tanjung Jabung Timur, Pemkab Sorong Selatan, dan Pemkab Supiori.
 
Selain itu, Tumpak juga belum bisa memberi penjelasan tentang kuota tes CPNS 2015 nanti. Sebab panitia seleksi nasional (panselnas) akan membuat regulasi permohonan kuota CPNS baru yang ketat.
 
Sementara itu Tumpak juga memaparkan perkembangan penyelesaian tes CPNS 2014. Selain masih ada beberapa instansi yang belum menjalankan tes kompetensi dasar (TKD), pemberkasan nomor induk pegawai (NIP) juga belum diproses.

"Meski ada instansi yang sudah mengumumkan kelulusan TKD, tetapi belum ada proses pemberkasan NIP di BKN sampai saat ini," jelas dia.
 
Tumpak mengatakan, pemberkasan NIP bagi CPNS yang lulus tes 2014 tidak harus selesai tahun ini juga. Untuk urusan gaji dihitung mulai NIP sudah keluar, bukan saat dinyatakan lulus ujian. Khusus untuk instansi BKN sendiri, Tumpak menjelaskan juga belum ada pemberkasan NIP untuk CPNS baru. (jpnn)

Tag : CPNS 2015, Rekrutmen CPNS,masih adakah

28 November 2014

Honorer K2 Yang Gagal Akan Dites Lagi

JPNN-JAKARTA--Bisa dipastikan kebijakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi ini mengecewakan para honorer kategori dua (K2) yang gagal tes November 2013.
Menteri yang juga politikus Partai Hanura itu tengah merancang skema penanganan honorer kategori dua (K2) yang tidak lulus tes. Salah satu cara yang akan ditempuh adalah dengan menggelar tes lagi. Hanya honorer K2 yang lolos tes yang bisa diangkat menjadi CPNS.
Meski belum memastikan metodenya seperti apa, namun Yuddy sudah mengisyaratkan hanya honorer K2 yang lulus tes bisa diangkat CPNS. Bagi yang tidak lulus, bisa diangkat namun melalui tes CPNS lagi.
"Sedang kita rumuskan dan saya pelajari mekanisme rekruitmen pegawai sesuai dengan aturan UU Aparatur Sipil Negara (ASN). Yang jelas, bagi honorer yang tidak lulus harus tes lagi untuk bisa jadi CPNS," tegas Yuddy kepada sejumlah honorer yang tergabung dalam Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) di Kantor KemenPAN-RB, Kamis (27/11).
Mengenai data verifikasi dan validasi honorer K2 yang sudah dimintakan ke daerah, lanjut Yuddy, akan dijadikan dasar untuk nama-nama yang bisa ikut tes CPNS.
"Yang lulus tes dengan formasi tenaga kesehatan dan tenaga pendidik, bisa jadi CPNS. Yang lulus tapi usianya tidak memungkinkan lagi akan diarahkan ke pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)," ujarnya.
Sedangkan honorer K2 yang bila dalam tes nanti tidak lulus juga, Yuddy menyerahkannya kepada masing-masing pemda. Apakah akan tetap dipekerjakan atau diberhentikan namun mendapatkan kompensasi.
"Kalau sudah beberapa kali tes selalu gagal dan usianya sudah lanjut ya pemdalah yang ngurus. Kan pemda yang angkat mereka," pungkasnya

16 November 2014

Moratarium CPNS Nasib Honorer K2 Makin Ga Jelas

JPNN- JAKARTA--Kalender 2014 bakal habis 1,5 bulan lagi. Namun, nasib honorer kategori dua (K2) yang tidak lulus tes belum juga mendapatkan kepastian.
Saat ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) tengah fokus pada penataan organisasi dalam rangka moratorium CPNS yang dimulai tahun depan.
"Aduh jangan bicara honorer dulu deh. Ini belum ada petunjuk apa-apa dari menteri maupun presiden. Kami juga tidak bisa berbuat apa-apa," kata Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja saat ditanya JPNN tentang perkembangan nasib honorer K2, Sabtu (15/11).
Dia menambahkan, jangankan honorer tertinggal, pelamar umum saja belum jelas nasibnya apakah masih dibuka kesempatan untuk penerimaan CPNS tahun depan atau tidak.
Mengenai data verifikasi dan validasi yang sudah dimintakan kepada masing-masing daerah, Setiawan mengatakan, belum tahu mau diapain. Lantaran belum menerima petunjuk lebih lanjut.
"Kalau honorer K2 mau ke sini menanyakan nasibnya, jawabannya ya kami belum tahu. Mohon pengertian dari seluruh honorer," pintanya. (esy/jpnn)

13 November 2014

Memuliakan dan Menghargai Jasa Guru

Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengajak seluruh pihak, termasuk komponen swasta menghargai jasa para guru. Ia berharap agar guru bisa mendapatkan potongan harga untuk menekan pengeluaran.

"Saya meminta seluruh komponen swasta di Indonesia, mari hargai guru. Beri mereka discount. Karena merekalah, Anda bisa mengelola bisnis seperti sekarang," kata Anies.

Pernyataan itu diungkap Anies usai acara silaturahmi bersama ribuan jajarannya di aula Plaza Insan Berprestasi, Gedung Ki Hajar Dewantara, Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Saat ini Anies sedang merancang gerakan memuliakan guru. Gerakan tersebut adalah wujud keprihatinannya karena guru selama ini dinilai kurang diperhatikan. Padahal pekerjaan itu menurutnya sangatlah mulia.

Ketika berpidato di hadapan ribuan jajarannya, Anies juga menyinggung pentingnya bangsa menghargai guru.

"Cara bangsa ini memperhatikan guru akan sangat menentukan sekali masa depan Indonesia. Cara sebuah bangsa memperlakukan guru adalah cara sebuah bangsa menyiapkan masa depan. Anda apresiasi guru hari, berarti Anda apresiasi masa depan. Kalau kita tidak menghargai guru, maka kita tidak sedang menghargai masa depan karena kita titipkan persiapan masa depan itu kepada para guru," ujarnya.
Karenanya, kata Anies, pemerintah akan berupaya meningkatkan penghasilan dan juga kesejahteraan para guru. Di sisi lain, Rektor Universitas Paramadina itu juga ingin menurunkan pengeluaran guru. Ia pun melontarkan ide."Bicara dunia usaha, panggil para CEO dan direksi perusahaan, tanyakan kepada mereka, bapak, ibu bisakah duduk di tempat ini (jabatan-red) jika dulu tidak dididik oleh para guru? Pasti semuanya akan bilang tidak mungkin," ucapnya.

"Sekarang, give back to teachers. Bayar balik kepada para guru. Beri kemudahan pada guru. Misalnya, belanja di mana-mana ada discount for teachers. Jadi langsung yang kita bicarakan adalah mengurangi pengeluaran," sambungnya lagi.

Gerakan memuliakan guru itu direspon positif oleh Dirut PT Transportasi Jakarta, Steve ANS kosasih yang turut hadir di acara tersebut. Katanya, mulai tahun depan, guru akan diberikan kartu khusus agar naik TransJ lebih murah. Rencana itu kini tengah digodok.

Anies merespons positif langkah TransJ itu. "Gerakan memuliakan guru langsung dijawab. Senang sekali saya. Sangat menyambut baik," ucapnya. Ia pun berharap langkah itu segera ditiru oleh pihak-pihak lain.

6 November 2014

MULTITASKING PNS HARUS SIAP MENGHADAPI MORATORIUM CPNS

JAKARTA– Humas BKN, Presiden melalui Instansi Pemerintah yang membidangi persoalan kepegawaian rencananya akan memberhentikan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk sementara waktu (moratorium -red). Hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tauchid Djatmiko saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara Workshop Penyusunan Business Process dan SOP di Aula Lt. 5 Gd.I Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (6/11).
DSC_0110
Lebih lanjut Tauchid menyampaikan bahwa ke depan, PNS dituntut untuk multitasking, disebabkan dampak dari pemberhentian penerimaan CPNS sementara waktu. “Dampak langsung (moratorium) yakni pegawai dituntut untuk multitasking. Pegawai yang ada harus mampu menjalankan jobdesc mereka yang akan pensiun,” ujarnya. Hal Tersebut, tambah Tauchid, guna tetap mempertahankan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Mau tidak mau, harus mau. Kualitas pelayanan oleh instansi pemerintah harus dipertahankan,” pungkasnya.
Menurut Informasi yang diperoleh dari Bidang Organisasi dan Tatalaksana Biro Kepegawaian BKN, pelaksanaan Workshop Penyusunan Business Process dan SOP yang direncanakan berlangsung selama 2 hari ini, diikuti oleh 150 peserta dari Satuan Kerja (Satker) di lingkungan BKN Pusat maupun Regional. Agus/Berry

5 November 2014

Gaji Pokok PNS 2014 UU No.34 Tahun 2014

Tabel Gaji Pokok PNS Tahun 2014 berdasarkan Undang-undang nomor 34 tahun 2014 di bawah ini:
Ilustrasi CPNS Kota Serang tahun 2014

GOLONGAN I DAN II

GOLONGAN III DAN IV



1 November 2014

Lima Tahun Tidak Ada Prekrutan CPNS

JAKARTA--Pemerintahan Presiden Joko Widodo mengeluarkan kebijakan mengejutkan, yakni melakukan moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Moratorium tidak hanya dua tahun seperti pernah dilakukan di era pemerintahan SBY-Boediono, melainkan selama lima tahun.
Dengan demikian, selama lima tahun pemerintahan Jokowi-JK tidak akan ada rekrutmen CPNS untuk seluruh instansi, pusat dan daerah.

"Atas petunjuk Presiden Jokowi yang disampaikan lewat Pak Wapres, akan diberlakukan moratorium. Mulai moratorium PNS, kehutanan, pertambangan, dan semua kementerian," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi kepada pers usai acara sertijab di kantornya, Jakarta, Selasa (28/10).
Dia menambahkan, pemberlakuan moratorium ini untuk memberikan kesempatan kepada seluruh instansi melakukan audit organisasi. Sehingga bisa diketahui berapa angka ideal PNS di Indonesia.
Ditanya jabatan mana saja yang akan dimoratoriumkan, politikus dari Partai Hanura ini dengan tegas mengatakan, semua kementerian.
"Semua kementerian harus moratorium CPNS. Dalam masa moratorium lima tahun ini silakan melakukan audit organisasi," cetusnya.
Mengenai rekruitmen CPNS 2014 yang sementara jalan menurut Yuddy akan dibiarkan berjalan. Namun untuk tahun depan kebijakan penerimaan CPNS akan dikaji kembali sehingga perlu ada moratorium.

Data KemenPAN-RB, jumlah PNS di seluruh Indonesia untuk tahun 2013 mencapai 4,3 juta orang. Jumlah tersebut berkurang banyak karena adanya moratorium 2010-2011. Di samping kuota penerimaan CPNS 2012-2014 yang terus berkurang.(esy/jpnn)

13 July 2014

Jadwal Terbaru Pendaftaran CPNS 2014

1. Pendaftaran Seleksi CPNS 2014 rencana dimulai 17 Juli 2014
2. Pelaksanaan Ujian Sistem CAT rencana akan dilaksanakan mulai 26 Agustus 2014;
3. Tahun 2014 dibuka 100 ribu formasi yang terdiri dari 65 ribu PNS dan 35 ribu PPPK.
4. Formasi Instansi Pusat sebanyak 31 Kementerian dan 40 Lembaga
5. Formasi Instansi daerah sebanyak 28 Provinsi dan 383 kabupaten/kota
6. Dialokasikan 5% untuk formasi pelamar lintas disiplin ilmu (Semua Jurusan).
7. Pendaftaran dan registrasi dilakukan secara online hanya disitus alamat resmi sscn.bkn.go.id
8. Pelaksanaan seleksi cpns 2014 menggunakan CAT, contoh soal CAT CPNS lihat disini http://www.latihansoal.com/?id=mart 

9. Satu pelamar dapat memilih 3 jabatan dalam 1 instansi
10. Persyaratan Administrasi SKCK, Kartu Kuning, Surat Keterangan Sehat TIDAK DIPERLUKAN saat registrasi awal.
11. Tes CPNS 2014 Terdiri dari Tes kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB)
CATATAN:
Sebelum pelaksanaan ujian CAT yang wajib digunakan oleh semua instansi pusat dan daerah,
KEMENPAN dan BKN mensosialisasikan sistem CAT CPNS di beberapa kota di Indonesia sebagai berikut:
1. Bandung pada tanggal 3 - 4 Juli 2014 (Kampus UPI, Bandung) (sudah)
2. Semarang pada tanggal 12 Juli 2014 (Sudah)
3. Denpasar pada tanggal 14 Juli 2014.
4. Surabaya pada tanggal 16 Juli 2014
5. Makassar pada tanggal 18 Juli 2014
6. Medan pada tanggal 22 Juli 2014 (Kampus USU, Medan)
Pelaksanaan tryout CAT CPNS secara online juga dilaksakan oleh cpnsonline Indonesia, dengan jadwal sebagai berikut:
1. Tryout CAT online tanggal 26 Juni - 8 Juli 2014
2. Tryout CAT online tanggal 11 - 22 Juli 2014
3. Tryout CAT online tanggal 7 - 20 Agustus 2014
4. Tryout CAT online tanggal 20 Agustus - 2 September 2014
Untuk MenCOBA contoh soal CAT CPNS lihat disini http://www.latihansoal.com/?id=mart atau klik gambar

4 July 2014

Pengumuman Kelulusan K2 dilanjut usai Pemilu

Kelulusan honorer K2 sejumlah daerah yang masih tersisa, 
akan diumumkan usai pemilu legislatif, 9 April mendatang
=============================================

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Hingga kemarin, kelulusan honorer kategori dua (K2) dari beberepa daerah masih ada yang belum diumumkan.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman memastikan, kelulusan honorer K2 sejumlah daerah yang masih tersisa, akan diumumkan usai pemilu legislatif, 9 April mendatang.
Hanya saja, Herman belum berani memastikan kapan persisnya pengumuman dilakukan.
"Yang jelas usai pemilu seluruhnya akan dituntaskan," ujar Herman kepada JPNN di Jakarta, kemarin (6/4).
Apakah proses verifikasi datanya sudah selesai dan sudah ditetapkan nama-nama yang lulus" Herman menjelaskan, proses verifikasi masih berlangsung, alias belum kelar.
Dipastikan, Panselnas hati-hati dan cermat agar tidak ada honorer K2 bodong, ikut masuk daftar nama-nama yang lulus. "Agar tidak muncul lagi kontroversi maka kita berupaya agar data betul-betul valid, klir," ujarnya.
Selain pertimbangan validitas, penundaan pengumuman juga untuk menjamin tidak ada gejolak sosial di masa pemilu ini.
"Jadi ini pertimbangannya juga untuk kondusifitas pemilu," pungkasnya.
Sebelumnya, Deputi SDM Aparatur KemenPANRB Setiawan Wangsaatmadja menyebutkan, masih ada 80 ribu honorer K2 yang belum diumumkan.
Berita ini bersumber dari JPNN.

26 June 2014

Kota dan Kabupaten yang Masih antri Penetapan NIP

JAKARTA--Usulan pemberkasan NIP honorer kategori dua (K2) yang lulus CPNS belum semuanya ditetapkan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hingga Rabu (25/6), masih ada 16.819 honorer K2 yang belum mengantongi NIP meski berkasnya sudah masuk BKN.
"Dari usulan yang masuk sebanyak 22.445 orang, masih 16.819 honorer belum ditetapkan NIP-nya," kata Deputi Bidang Kinerja dan Perundang-undangan BKN Kuspriyo Murdono kepada JPNN, Rabu (25/6).
BKN masih terus memproses pemberkasan, terutama menelaah satu per satu dokumen yang disodorkan para pejabat pembina kepegawaian (PPK).
"Meski sudah ada surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) tetap harus kita verifikasi lagi, jangan sampai ada yang direkayasa," terangnya.
Instansi pusat yang sudah mengusulkan namun belum ditetapkan NIP honorernya adalah Kemenpora, Kemenakertrans, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kemensekneg, BKN, dan Bappenas.
Sedangkan pemda daerah yang belum ditetapkan NIP-nya adalah Mojokerto, Sidoarjo, Jombang, Pamekasan, Banyuwangi, Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Bojonegoro, Tuban, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Pangandaran, Kota Bogor, Depok, Kabupaten Serang, Kota Serang, Muna, Kolaka, Buton Utara, Mamuju, Lampung Selatan, Lampung Utara, Lampung Barat, Tulang Bawang, Lampung Timur, Pesawaran, Tulang Bawang Barat, Bandar Lampung, Sambas, Sanggau, Bengkayang, Landak, Sekadau, Simalungun, Nias Barat, Tanjung Balai, Barito Selatan, Banjarbaru, Gianyar, Karangasem, Denpasar, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Mataram, Bima, Belu, Ngada, Nagekeo, Sumba Tengah, Sabu Raijua, Kupang, Sitaro, Provinsi Gorontalo, dan Tanah Datar.
"Dari 168 instansi, ada yang sama sekali belum diterbitkan NIP-nya. Ada juga yang sudah ditetapkan sebagian dan ada yang sudah seluruhnya ditetapkan," terang Kuspriyo.

23 June 2014

UPDATE PENETAPAN NIP K2 23/06/2014

UPDATE PENETAPAN NIP 23/06/2014 
BERDASARKAN SAPK 

Honorer TA 2014 
https://www.dropbox.com/s/jec82aphzyyfx0q/NIP%202014-06-23%202014.xls

Honorer TA 2013
https://www.dropbox.com/s/hh4fajas0u7hmxd/NIP%202014-06-23%202013.xls

Jalur Umum 2013
https://www.dropbox.com/s/vweouawpo3xugkc/NIP%202014-06-23.xls 

CPNS Formasi 2014 Telah ditetapkan dan siap diumumkan

JAKARTA--Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akan mengumumkan formasi CPNS 2014 secara on line.
Cara ini sangat jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana formasi diserahkan ke masing-masing pejabat pembina kepegawaian (PPK) lewat rapat koordinasi. Setelah itu PPK-lah yang akan mengumumkan formasinya, apakah lewat media massa, website, atau sekadar ditempel di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
"Ini demi efisiensi dan efektivitas saja, makanya formasi CPNS kita umumkan lewat website kita KemenPAN-RB," ungkap Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmadja kepada JPNN, Senin (23/6).
Dengan diumumkannya formasi CPNS di website KemenPAN-RB, otomatis seluruh masyarakat bisa melihat formasi yang disiapkan pemerintah. Data KemenPAN-RB menyebutkan, ada 31 kementerian, 40 lembaga, 28 provinsi, dan 383 kabupaten/kota yang akan mengadakan seleksi CPNS tahun ini.
"Seluruh formasi di instansi pusat dan daerah akan kita umumkan lewat website. Ini agar lebih praktis juga," terangnya.
Meski pengumuman formasi akan didahului KemenPAN-RB, namun setiap instansi juga akan mengumumkannya. Menurut Setiawan, masing-masing instansi akan mendapatkan formasi CPNS yang diteken MenPAN-RB Azwar Abubakar.
"Instansi pusat dan daerah akan mengumumkannya juga. Hanya saja biar serentak, pusat akan memulai duluan agar pelamar sudah menyiapkan diri," ujarnya.
Ditanya kapan pengumuman formasinya, mantan pejabat di Jawa Barat ini menyatakan, secepatnya. "Rencananya sih, kalau bukan hari ini ya besok. Ini sudah siap semuanya kok," pungkasnya. (esy/jpnn)

9 June 2014

Lebak Banten Masih Banyak Kekurang PNS

RANGKASBITUNG - Jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Lebak sebanyak 11.091 orang dinilai belum mencapai kebutuhan yang ideal. Padahal menurut estimasi kebutuhan untuk berbagai sektor dan formasi, Lebak butuh 20.998 PNS.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengadaan Kepegawaian pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lebak Eka Setiawan mengatakan, data 2013 jumlah PNS sebanyak 11.091 orang terdiri dari pejabat struktural 916 orang, tenaga guru 7.419 orang, pengawas sekolah 89 orang, penilik 56 orang, tenaga kesehatan 790 orang, tenaga teknis 1.688 orang, dan tenaga penyuluh 133 orang.

"Dari beberapa bagian tersebut Pemkab Lebak masih kekurangan pegawai sebanyak 9.907," kata Eka Setiawan. 

Untuk kebutuhannya, Eka merinci, kebutuhan tenaga guru mencapai 12.932 orang, pengawas sekolah 90 orang, penilik 60 orang, tenaga kesehatan mencapai 3.500 orang, tenaga tekhnis sebanyak 2.750 orang, dan tenaga penyuluh mencapai 750 orang.

Kepala BKD Lebak Edi Wahyudi menambahkan, untuk mengisi kekurangan tersebut pemkab berupaya dengan merekrut sejumlah tenaga honorer walau dengan keterbatasan anggaran. Saat ini, jumlah tenaga honorer katagori 1 (K1) hasil ATT 2 sebanyak 636, yang sudah ditetapkan menjadi PNS sebanyak 306 dan yang memenuhi kriteria otorisasi sebanyak 279 orang, dan sebanyak 26 orang diluncurkan menjadi katagori 2 (K2), sisanya sebanyak tujuh orang tidak memenuhi kriteria (TMK).

Sedangkan jumlah tenaga honorer K2 sebanyak 2.127 orang, namun yang mengikuti seleksi hanya 1.915 orang, dan yang dinyatakan lulus sebanyak 495 orang.

"Salah satu hambatan untuk memenuhi kebutuhan pegawai adalah masih minimnya sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki Lebak saat ini. Selain itu juga menyangkut masalah anggaran pemerintah yang sangat terbatas," ujarnya.

Ditambahkan Edi, Pemkab Lebak juga akan dihadapkan dengan berdirinya Daerah Otonom Baru (DOB) Cilangkahan yang tidak akan lama lagi disahkan.

"Jika DOB Cilangkahan berdiri secara otomatis jumlah PNS sebanyak 11.091 di Kabupaten Lebak yang belum menyentuh jumlah ideal akan terbelah dua. Maka dari itu, wajar jika Bupati belum lama ini menemui menteri pendayagunaan aparatur negara untuk mengusulkan kuota penerimaan CPNS jalur umum," tegas Edi Wahyudi. (JPNN)

7 June 2014

NIP K2 diprediksi Keluar Bulan Agustus 2014

CIREBON – Meskipun telah diajukan sejak Mei, proses penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi 115 honorer K2 Kota Cirebon yang telah lulus ujian CPNS, belum akan selesai pada bulan ini.
Bahkan, bisa pula hingga Agustus proses tersebut masih berjalan. Meskipun demikian, BK-Diklat Kota Cirebon berharap pada akhir Juli nanti, berkas NIP CPNS Kota Cirebon sudah selesai.
Kepala Sub Bidang Formasi dan Penempatan Pegawai Bidang Informasi Kepegawaian BK-Diklat Kota Cirebon, M Riswanto SH mengatakan, berkas NIP CPNS Kota Cirebon menempati urutan keenam berdasarkan waktu usulan yang diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional III di Bandung.
“Kita menempati urutan keenam daftar tunggu. Prosesnya panjang dan lama untuk mendapatkan NIP,” ujarnya kepada Radar Cirebon (Grup JPNN), Jumat (6/6).
Hingga saat ini, BKN Regional III baru melakukan verifikasi dan proses untuk Kabupaten Bogor yang menempati urutan kedua dalam waktu pengajuan berkas NIP CPNS. Terkait Kabupaten Bogor, berdasarkan informasi yang dihimpun Riswanto dan BK-Diklat Kota Cirebon, mereka mengusulkan lebih dari seribu NIP CPNS.
Pertanggal 6 Juni 2014 baru disetujui NIP-nya oleh BKN sekitar 300-an. Sampai akhir bulan Juni ini, kata Riswanto,BKN Regional III sendiri belum dapat memastikan usulan NIP CPNS Kota Cirebon akan selesai. “Berharap Juli sudah selesai. Tapi kami belum dapat memastikan,” tukasnya.
Walaupun penerbitan NIP belum dapat dipastikan waktunya, Riswanto memastikan hal itu tidak menghalangi Surat Keputusan (SK) untuk 115 CPNS tersebut. Artinya, sesuai dengan ketentuan awal, SK mereka tetap terhitung mulai tanggal 1 Juni 2014.
“Proses NIP masih berjalan. Tapi SK terhitung tetap 1 Juni. Seperti membuat SIM, walau buatnya bulan Juni, tetap saja berlaku sejak bulan kelahiran Maret misalnya. Kira-kira demikian juga terjadi di SK CPNS. Terhitung tetap 1 Juni meskipun proses lebih lama,” paparnya.
NIP menjadi hal penting bagi CPNS dan merupakan identitas bagi PNS. Sebab, kata Riswanto, tanpa adanya NIP tidak akan pernah keluar SK CPNS. Dengan demikian, Pemerintah Kota Cirebon baru akan mengeluarkan SK jika NIP dari BKN sudah disampaikan kepada Pemkot melalui BK-Diklat. Berlarut-larutnya proses penerbitan NIP bukan kesengajaan.
Tetapi karena BKN Regional Jawa Barat dan Banten harus memproses puluhan ribu usulan NIP K-2 dari seluruh Jawa Barat dan Banten. Setelah mendapatkan NIP, masih ada tahapan selanjutnya agar data sesuai dan tidak ada perubahan. “Data NIP harus benar dan jelas. Demi mendapatkan akurasi dan validasi data, kami melakukan beberapa kali pengecekan,” ujarnya.       
Kepala BK-Diklat Kota Cirebon Anwar Sanusi SPd MSi menyatakan, para honorer K-2 yang lulus ujian tes akan menjadi tambahan pegawai bagi SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon. Sebab, saat ini beberapa SKPD kekurangan pegawai dalam jumlah banyak. Bahkan, mereka telah mengajukan penambahan pegawai.
Namun, BK-Diklat tidak dapat mengangkat tenaga tambahan diluar PNS karena terkendala aturan pelarangan mengangkat honorer setelah tahun 2005. “115 CPNS itu menjadi tambahan pegawai untuk ditempatkan di beberapa SKPD yang membutuhkan,” tukasnya.
Jika telah resmi menjadi PNS, mereka dapat ditempatkan sesuai formasi yang ditentukan BK-Diklat. Meskipun tugas awal di dinas tertentu, bisa dipindah ke dinas lain sesuai kebutuhan.
Untuk itu, Anwar berharap agar semua honorer K-2 yang telah melalui berbagai tahapan, dapat bekerja dengan lebih giat dan semangat. “Kami sudah melakukan beberapa proses yang harus dilalui. Setelah ada NIP, proses mereka sudah dekat menjadi CPNS,” terangnya. (ysf)

Honorer K2 Tidak diproses tanpa SPTJM

JAKARTA  - Badan Kepegawaian Negara (BKN) tetap pada sikapnya, tidak akan memproses usul pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP) bagi honorer kategori dua (K2) yang lulus tes CPNS, namun tidak dilampiri Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) dari kepala daerah.
Aturan itu juga berlaku bagi 471 honorer K2 Medan yang berkas usulannya sudah dikirim ke BKN, namun tidak ada SPTJM yang diteken Plt Walikota Medan, Dzulmi Eldin.
Sikap tegas ditunjukkan Kepala Biro Humas dan Protokoler Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat, saat dimintai tanggapan atas kasus Medan tersebut. Tumpak tidak mau bertele-tele memberikan tanggapan, lantaran sudah berulang kali dia dan sejumlah petinggi BKN dan KemenPAN-RB, menegaskan mengenai kewajiban kepala daerah meneken SPTJM.
"Tidak akan diproses," ujar Tumpak singkat, kepada JPNN kemarin (6/6).
Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan, Tumpak mengatakan, aturan SPTJM harus diteken kepala daerah sebagai pejabat pembina kepegawaian (PPK), merupakan harga mati, tidak bisa ditawar-tawar lagi.
"Para PPK yang ingin mengusulkan pemberkasan NIP honorer kategori dua (K2) harus tanda tangan SPTJM. Karena ini sudah menjadi keputusan Kepala BKN," tegas Tumpak, pertengahan Mei lalu.
Dia mengatakan, keluarnya Surat Kepala BKN No. K.26-30/V.23-4/99 tanggal 27 Februari 2014 sebetulnya sebagai penegasan SE MenPAN-RB No 5 Tahun 2010 tentang kriteria tenaga honorer K2. Selain itu, SPTJM dan SE itu juga ada tersirat di PP 56 Tahun 2012.
"Jadi kalau kepala daerah yakin dan sepanjang sepengetahuannya tidak ada masalah dengan honorer K2-nya, seharusnya berani teken SPTJM-nya," tandasnya.
Sebelumnya, langkah Pemko Medan yang mengusulkan pemberkasan NIP terhadap 471 honorer K2 yang telah dinyatakan lulus sebagai CPNS tanpa melampirkan SPTJM dari kepala daerah, sudah dikecam Forum Honorer Indonesia (FHI).
Sekjend FHI Pusat, Eko Imam Suryanto mengatakan, seluruh honorer K2 yang merasa dirugikan atas tindakan yang dilakukan Pemko Medan itu, berencana melakukan aksi unjuk rasa. (sam/jpnn)

4 June 2014

Daftar Gaji PNS dan CPNS Terbaru 2014/2015

Setelah sekian lama pemerintah Indonesia mulai menata kembali aparatur negaranya yang terlalu banyak memecahkan rekor dunia akan tingkat korupsinya, menjelang akhir jabatannya sebagai presiden Indonesia, tahun ini presiden Susilo Bambang Yudoyono melalui beberapa aparaturnya telah kembali merilis kenaikan daftar gaji untuk CPNS dan PNS di Indonesia menurut tingkat golongan masing-masing. Tentunya ini adalah kabar yang menyenangkan bagi para CPNS dan PNS. Dan juga angin segar bagi mereka yang mau menjadi CPNS/ PNS.

Formasi 1 dan 2 hanya digunakan dalam rangka keperluan administratif di Kemenpan RB, secara riil tidak berpengaruh langsung terhadap penetapan NIP dan SK CPNS. Untuk wilayah Jateng dan DIY semua K2 yang lolos pemeriksaan diberikan TMT 1 Juni 2014.

Sedikit mengulas tentang penerimaan honorer K2 yang lulus test dan tidak lulus test CPNS 2013 dari tenaga honorer K2. Bagi yang lulus test CPNS 2013 dari honorer K2 atau HK2, menurut informasi terkini yang saya dapat dari berbagai teman dan tempat, TMT per 1 Juni 2014 ini. Tetapi untuk SK dan NIP kita tinggal menunggu kebijakan dari BKD setempat. Karena dari BKN pusat, sudah diserahkan kepada BKD untuk kewenangan membuat SK para CPNS lulus test 2013. Tentunya dengan melihat daftar gaji PNS dan CPNS terbaru tahun anggaran 2014/2015 tersebut kita juga ikut tersenyum bahagia menanti gaji pertama sebagai CPNS nantinya.

Daftar gaji PNS dan CPNS terbaru tahun anggaran 2014/2015
Daftar gaji PNS dan CPNS terbaru tahun anggaran 2014/2015



Demikian sedikit informasi mengenai daftar gaji PNS dan CPNS terbaru tahun anggaran 2014/2015 yang kita tunggu-tunggu. Untuk para sahabat yang tidak lulus test 2013 juga harus tetap semangat, karena menurut informasi dari beberapa sumber juga akan diangkat secara bertahap untuk menjadi CPNS/PNS. Yang penting kita tetap berdoa dan bersaabr saja.

31 May 2014

PERSYARATAN DAN PELAKSANAAN CPNS 2014


Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2014

    • PERSYARATAN PENDAFTARAN
    • Kementerian/Lembaga non Kementerian, Pemerintah Daerah Propinsi/Kabupaten/Kota tertentu, membuka kesempatan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2013 untuk mengisi lowongan formasi dengan kwalifikasi pendidikan tertentu. Seluruh calon peserta test CPNS 2013 diharapkan melakukan pendaftaran secara online dengan ketentuan sebagai berikut;
      UMUM
      • Warga Negara Indonesia yang memiliki kualifikasi pendidikan (jenjang dan jurusan) sesuai dengan formasi yang dibutuhkan;
      • Pria dan Wanita dengan usia minimal 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh tahun) pada tanggal 01 Oktober 2013. Catt : usia maksimal secara umum adalah 35 tahun, namun setiap instansi mempunyai kewenangan untuk menetapkan batasan usia maksimal yang akan diterima;
      • Berijazah, lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta yang telah terakredirasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) minimal B atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah mendapat pengesahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Surat Keterangan Lulus / Ijazah sementara tidak berlaku;
      • Sehat jasmani dan rohani;
      • Tidak terikat hubungan kerja/ikatan dinas dengan Instansi Pemerintah atau Badan Swasta lainnya;
      • Tidak terlibat langsung atau tidak langsung dalam kegiatan organisasi yang bertentangan dengan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara dan Pemerintah (PUNP);
      • Tidak pernah tersangkut perkara pidana atau kasus narkoba;
      • Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawan Negeri Sipil atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
      • Calon pelamar di seluruh Indonesia dapat melakukan pendaftaran secara online ke alamat website http://sscn.bkn.go.id/;
      • Setelah mengisi form registrasi melalui website pada point 1 tersebut diatas maka pelamar dapat mencetak tanda bukti pendaftaran.
        • Calon Pelamar Instansi Pemerintah Pusat Kementerian/Lembaga/Badan:
          • Calon Pelamar Formasi Pusat:
            • Tanda Bukti pendaftaran dan dokumen lamaran lengkap dikirim ke panitia penerimaan CPNS pada Biro Kepegawaian kantor pusat instansi yang dilamar;
          • Calon Pelamar Formasi Kantor Wilayah
            • Tanda Bukti pendaftaran dan dokumen lamaran lengkap dikirim ke panitia penerimaan CPNS pada Bagian Kepegawaian kantor wilayah instansi yang dilamar
        • Calon Pelamar Instansi Pemerintah Daerah Propinsi/Kota/Kabupaten
          • Tanda Bukti pendaftaran dan dokumen lamaran lengkap dikirim ke panitia penerimaan CPNS pada Badan Kepegawaian Daerah instansi Pemerintah Daerah yang dilamar
      • Pendaftaran secara online dimulai pada tanggal 1 - 20 September 2013 jam 24.00 waktu setempat.
      • Verifikasi berkas lamaran lengkap di masing-masing instansi dimulai pada tanggal 1 - 20 September 2013, jam 08.00 - 16.00 waktu setempat.
      • Pelamar hanya dapat mendaftar pada satu formasi.
      • Lowongan Formasi dan kualifikasi pendidikan serta persyaratan tambahan lainnya dapat dilihat pada panduan pendaftaran masing-masing jalur penerimaan setiap instansi pada link Pengumuman Pendaftaran.

      KHUSUS :
      • Telah terdaftar sebagai Tenaga Pencari Kerja pada Bursa Kesempatan Kerja Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi;
      • Membuat surat lamaran yang dibuat dengan tulisan tangan sendiri, tinta hitam dengan melampirkan :
        • Daftar Riwayat Hidup (DRH) meliputi pendidikan formal dan informal serta pengalaman. Khusus pendidikan formal harus dituliskan dari mulai Sekolah Dasar sampai dengan pendidikan terakhir, nama lembaga pendidikan, tahun lulus pendidikan dan nilai rata-rata ijazah atau IPK;
        • Fotocopy legalisir Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) untuk melamar pekerjaan dari Kantor Kepolisian setempat yang masih berlaku sebanyak 1 (satu) lembar;
        • Fotocopy legalisir Surat Keterangan Berbadan Sehat dari dokter Puskesmas/Rumah Sakit Pemerintah yang masih berlaku pada saat pendaftaran;
        • Fotocopy Ijazah / STTB terakhir yang disahkan dan dilegalisir oleh pejabat yang berwenang : Rektor/Dekan/Ketua/Direktur dengan stempel basah (bukan stempel foto copy);
        • Transkrip nilai akademik yang dilegalisir oleh Dekan Fakultas bagi Perguruan Tinggi Swasta sesuai peraturan pemerintah;
        • Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku pada saat pendaftaran 1 (satu) lembar.

    • PANDUAN PENDAFTARAN
    • Proses pendaftaran CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) Tahun Anggaran 2013 terdiri dari :
      • Membuat pendaftaran
        • Klik link Buat Pendaftaran untuk membuat pendaftaran baru.
        • Isi formulir registrasi yang muncul.
        • Pastikan isian data pribadi pada form registrasi sesuai dengan KTP.
        • Pastikan isian formasi dan pendidikan yang dilamar sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang dimiliki.
        • Klik tombol Kirim Pendaftaran untuk memproses pendaftaran dan no registrasi pendaftaran.
        • Cetak tanda bukti pendaftaran.
          • Tanda bukti pendaftaran berupa file dalam format PDF yang dapat disimpan di flashdisk dan dapat dicetak ditempat lain.
          • Tanda bukti pendaftaran yang sudah dicetak agar dibawa pada saat verifikasi dokumen lamaran di panitia penerimaan CPNS masing-masing instansi.
      • Melakukan verifikasi dokumen
        • Verifikasi dokumen dilakukan oleh Panitia Penerimaan CPNS yang ada pada masing-masing instansi yang dilamar.
        • Dokumen lamaran agar dibawa oleh pelamar yang bersangkutan.
        • Verifikasi dokumen tersebut untuk memastikan kesesuaian data pelamar pada isian formulir pendaftaran dan pilihan formasi serta pendidikan apakah telah terisi dengan data yang benar.
      • Mengikuti ujian seleksi masuk pada waktu yang telah ditentukan.
        • Jadwal ujian seleksi CPNS dapat dilihat pada link Jadwal Pelaksanaan Seleksi CPNS.
      • Setelah mengikuti ujian seleksi masuk, Anda dapat melihat hasil seleksi pada tanggal pengumuman.
        • Hasil seleksi ujian dapat dilihat pada link Hasil Seleksi CPNS Nasional dengan memasukkan no peserta ujian.

    • PELAKSANAAN UJIAN
      • Test dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT)
        • Pra Test
          • Peserta ujian agar sudah mengetahui kapan jadwal (tanggal dan jam) serta lokasi ujiannya masing-masing.
          • Peserta ujian agar datang minimal 30 menit sebelum ujian dimulai.
        • Pelaksanaan Test:
          • 5 menit persiapan peserta memasuki ruangan test dengan posisi duduk yang tidak ditentukan oleh panitia.
          • 15 menit pengarahan tata cara ujian menggunakan sistem CAT oleh panitia pelaksanaan ujian.
          • 90 menit pelaksanaan ujian.
          • Dilarang membawa peralatan elektronis ke dalam ruangan test.
          • Peserta hanya diperbolehkan membawa kartu peserta ujian ke dalam ruangan ujian.
          • Jika ada peserta yang diketahui melakukan tindakan curang yang merugikan peserta lain maka akan di diskualifikasikan dan dinyatakan gugur sebagai peserta ujian.
      • Test dengan menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK)
        • Pra Test
          • Peserta ujian agar sudah mengetahui kapan jadwal (tanggal dan jam) serta lokasi ujiannya masing-masing.
          • Peserta ujian mempersiapkan alat tulis yang akan digunakan untuk ujian seperti pensil 2B, penghapus (pensil yang akan digunakan untuk pengisian LJK harus yang berkualitas baik agar tidak merugikan diri sendiri dengan tidak ter-scan-nya jawaban pada LJK karena kualitas pensil yang kurang baik.
          • Peserta ujian agar datang minimal 30 menit sebelum ujian dimulai.
        • Pelaksanaan Test
          • 5 menit persiapan peserta memasuki ruangan test dengan posisi duduk yang tidak ditentukan oleh panitia.
          • 10 menit pembagian LJK dan soal oleh panitia.
          • 10 menit pengarahan tata cara ujian menggunakan LJK oleh panitia pelaksanaan ujian.
          • 120 menit pelaksanaan ujian.
          • Dilarang membawa peralatan elektronis ke dalam ruangan test.
          • Peserta hanya diperbolehkan membawa kartu peserta ujian, serta peralatan tulis (pensil dan penghapus) ke dalam ruangan ujian.
          • Jika ada peserta yang diketahui melakukan tindakan curang yang merugikan peserta lain maka akan di diskualifikasikan dan dinyatakan gugur sebagai peserta ujian.
    • MATERI UJIAN
      • Tes Kompetensi Dasar (TKD)
        • Tes Wawasan Kebangsaan
        • Tes Intelegensia Umum
        • Tes Karakteristik Pribadi
      • Tes Kompetensi Bidang (TKB)
      • Bagi peserta yang memenuhi passing grade dan dinyatakan lulus Tes Kompetensi Dasar (TKD) selanjutnya berhak mengikuti Tes Kompetensi Bidang (TKB). Namun ada beberapa instansi dan jurusan tertentu yang tidak memerlukan tes TKB, artinya setelah lulus TKD maka berarti lulus ujian CPNS.
        Sumber:http://sscn.bkn.go.id/